Thursday, January 09, 2014

Kontak TNI vs OPM di Timika, Satu Tewas

Ilustrasi "Kontak Tembak"


Timika (9/1) – Sore tadi sekira pukul 18.00 WIT terjadi kontak tembak antara aparat TNI dengan kelompok Gerakan Separatis Bersenjata (GSP) yang lebih dikenal dengan sebutan OPM.

Kontak tembak ini terjadi saat aparat TNI melakukan patroli untuk menjaga keamanan wilayah sekitar pos, tepatnya di kawasan Tanggul Timur Timika.

Monday, January 06, 2014

Tukang Ojek di Papua, Tewas di Tempat Setelah di Tembak OPM

Penembakan kembali terjadi di Puncak Jaya. Kali ini korbannya adalah tukang ojek (Abdul Halil) warga pendatang asal Makassar. Korban tewas di tempat kejadian setelah ditembak pada mata kanannya.

Penembakan ini terjadi pada Selasa (7/1) sekitar pukul 08.00 WIT di sekitaran SMU 1 Wuyuneri, Mulia, Puncak Jaya. Korban ditembak sesaat setelah mengantarkan penumpangnya kentempat tujuan.

Hingga saat ini, masih belum jelas apa motif pelaku. Namun diduga kuat pelakunya adalah Kelompok Sipil Bersenjata (KSB) yang menamakan dirinya OPM dan bermarkas di Tinggi Nambut.

Kapolres Puncak Jaya, AKBP Marselis sudah mendatangi lokasi kejadian guna melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sementara jasad korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Mulia. "Kemungkinan keluarga akan mengambilnya untuk dibawa ke kampung halaman di Makassar," tuturnya.

Pelaku penembakan ini merupakan orang yang sama saat beberapa hari lalu melakukan penyerangan pos Polisi Kulirik dan merampas 8 pucuk senjata. Pimpinan penyerangan diduga adalah Leka Telenggen yang memiliki puluhan pengikut. Kelompok ini adalah anak buah dari Goliat Tabuni pimpinan Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang bermarkas di Tinggi Nambut. (PS)

Rencana Evakuasi Korban Penembakan digagalkan OPM

Evakuasi jenazah (Abdul Halil) korban penembakan kelompok sipil bersenjata yang lebih dikenal dengan sebutan OPM di Puncak Jaya Papua mengalami hambatan dikarenakan pesawat yang dijadwalkan akan mengangkut jenazah korban tidak jadi mendarat di bandara Mulia Puncak Jaya.

Dari data-data yang kami peroleh melalui Antara, Selasa(7/1/14), mengungkapkan sebelumnya ada dua pesawat "Susi Air" yang mendarat di Mulia, dengan rute berbeda, yakni ke Nabire dan ke Jayapura.

Namun pada saat pesawat yang akan mengangkut jenazah melintasi "pintu angin" (tempat dimana pesawat mengambil posisi sebelum masuk bandara Mulia) pesawat ditembaki oleh kelompok sipil bersenjata tersebut. Dugaan kuat bahwa merekalah pelaku yang telah melakukan penembakan terhadap jenazah.

Akhirnya pesawat batal mendarat dan melanjutkan penerbangan ke Nabire. Masih belum jelas mengapa kelompok sipil bersenjata ini melakukan penembakan lagi, dan kali ini sasarannya adalah pesawat yang akan mengevakuasi jenazah.

Saat ini jenazah disemayamkan di kompleks perumahan guru SMA Wuyuneri, Mulia, ibu kota Kabupaten Puncak Jaya. (PS)

Thursday, January 02, 2014

Tahun Baru Propaganda Baru


Timika (31/12) Akhir tahun 2013 dimanfaatkan oleh sekelompok orang yang menamakan dirinya Komite Nasional Papua Barat (KNPB) untuk melaksanakan peresmian Kantor Parlemen Rakyat Daerah (PRD) dan Komite Nasional Rakyat Papua Barat (KNPB) wilayah Mimika di jalan Kebun Siri Bendungan,Timika, Papua.

Berkedok sebagai ibadah syukuran lepas sambut tahun 2013 ke tahun 2014 sebagai upaya pengahasutan KNPB terhadap masyarakat Timika. Beberapa pendeta pun diundang untuk memimpin doa syukur tersebut, bukan untuk meresmikan kantor PRD dan KNPB.
Fakta dilapangan berdasarkan hasil dokumentasi foto yang kami dapat dari knpbnews.com terlihat sangat janggal. Beberapa kejanggalan tersebut yaitu Bangunan Kantor yg merupakan bagian samping sebuah gereja. Berikutnya adalah tiang bendera yang dibuat semi permanen pada sebuah kantor jelas tidak masuk akal.
Tidak hanya itu, fakta yang paling janggal terdapat pada spanduk dan foto yang dimuat. Pada spanduk memang dituliskan 31 Desember 2013, sedangkan foto tersebut diambil pada tanggal 7 Februari 2011. Suatu hal yang patut dipertanyakan kebenarannya.
Pertanyaannya, apakah benar peresmian kantor PRD dan KNPB tersebut benar-benar terjadi? Atau ada sesuatu yang direncanakan KNPB pada moment pergantian tahun 2014 ini?
Mari kita lebih jeli lagi dalam menyimpulkan sebuah pemberiataan di media maya, karena banyak terdapat propaganda yang terdapat di dalamnya. (PS)