Sunday, January 31, 2016

Keikhlasan 10 Anggota OPM yang Bergabung dengan NKRI

Penyerahan diri 10 anggota OPM Kelompok Goliat Tabuni Tinggi Nambut Kabupaten Puncak Jaya beberapa waktu lalu dan memutuskan diri untuk kembali ke dalam bingkai NKRI menimbulkan kesan pro dan kontra yang dimuat beberapa media, baik cetak maupun online.

Wednesday, January 27, 2016

Pengkhianatan Dalam Tubuh OPM, 10 Orang Bergabung Dengan NKRI




Papua Satu. Jumat (15/1) minggu lalu sekitar 10 orang anggota Organisasi Papua Merdeka kelompok Goliat Tabuni di Tinggi Nambut, Kabupaten Puncak Jaya memutuskan untuk turun gunung dan menyerahkan diri dan baru untuk pertama kalinya melihat kemajuan Kota Jayapura.

Monday, January 25, 2016

Apresiasi OPM dalam Pembangunan di Papua




Papua Satu. Senin (25/1) sekitar pukul 14.35 WIT di bandar udara Mulia Kabupaten Puncak Jaya telah berangkat Kelompok Organiasasi Papua Merdeka (OPM) Tinggi Nambut yang dipimpin Melodi Wonda dan Terinus Wonda beserta 8 orang anak buahnya menggunakan pesawat Trigana Air menuju Jayapura yang selanjutnya berencana ke Jakarta untuk menemui Presiden Republik Indonesia.

Sunday, December 06, 2015

Kelompok WPNCL Serahkan Satu Pucuk Senpi


Papua Satu. Kelompok West Papua National Coalition ForLiberation (WPNCL) dilaporkan telah menyerahkan satu senjata apirakitan kepada Polri. Penyerahan Senpi ini diterima oleh Kaur Reskrim Polres Jayapura Ipda Oskar Fajar.

Informasi yang diterima bahwa pihaknya telah sepakat menyerahkan Senpi dan bertemu di Kampung Wambena Distrik Depapre. Kaur Reskrim Polres Jayapura, Ipda Oskar Fajar, Kanit Resmob Polres Jayapura, Bripka M Sutrisno DZ beserta 6 Orang anggota lainnya tiba di Kampung Wambena Distrik Depapre dan langsung bertemu dengan tiga kelompok WPNCL, yakni Beni Yerisetouw (jaringan perantara), Nik Sorontouw (anggota WPNCL), dan Boas Yangroserai (pemilik senpi).

Dalam penyerahan tersebut, Kaur Reskrim Polres Jayapura, Ipda Oskar Fajar mengatakan atas nama Kepolisian Republik Indonesia, Polda Papua dan Polres jayapura mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang baikini, dan hal ini menunjukan bahwa saudara-saudara telah sadar dan beritikad baik untuk negara dan ingin hidup berdampingan dengan masyarakat lainnya. "Kita adalah satu dan kita adalah saudara, mari kita hidup bergandengan tangan untuk negeri ini, diharapkan untuk saudara kita yang lainnya juga tersadar untuk kembali ke pangkuan ibu pertiwi," katanya.

Hal senada juga disampaikan Kanit Resmob Polres Jayapura Bripka M Sutrisno DZ bahwa, pihaknya bangga dengan kelompok WPNCL yang dengan sukarela menyerahkan senjata.
"Kami sangat bangga kepada saudara-saudara, karena dengan sukarela dan tanpa tuntutan saudara mau menyerahkan senjata dan amunisi. Kami harapkan ini bukanlah akhir, tetapi semoga kerjasama kita sebagai mitra Polri dapat terus berjalan, tanpa masyarakat Polisi bukan apa-apa," harapnya. (Cepos)