Friday, January 24, 2014

Tiga Orang Gerombolan OPM Berhasil Diamankan TNI



Dalam kontak tembak yang terjadi pagi tadi (24/1) di kampung Yambi Distrik Mulia, Puncak jaya, aparat gabungan TNI/POLRI berhasil menangkap tiga orang gerombolan OPM dan menewaskan satu orang lainnya serta menyita satu pucuk senjata jenis SS1.

Seperti yang diberitakan oleh detik.com "Anggota kelompok radikal bersenjata yang dilumpuhkan oleh tim gabungan TNI AD berjumlah total 3 orang," jelas Kepala Dinas Penerangan TNI AD‎ Brigjen Andika Perkasa dalam keterangannya, Jumat (24/1/2014).

Hingga sampai saat ini, Tim Gabungan TNI AD masih melakukan penyisiran disekitar lokasi kejadian (Yambi), guna mempersempit ruang gerak mereka (OPM) dan menangkap pelaku penembakan yang terjadi di Mulia, Puncak Jaya beberapa waktu lalu.

Masyarakat sekitar sangat mengapresiasi tindakan aparat yang sangat tanggap dalam meringkus orang-orang yang ingin merusak kedamaian di Tanah Papua. (PS)

OPM Kembali Berulah, Namun Tewas




Penembakan terjadi untuk kesekian kalinya di tanah Papua.­ Pada (23/1) sekira pukul 23.00 WIT terjadi penembakan terhadap warga sipil terjadi di ruas Jalan Timika–Mapurujaya, Kampung Kamoro Jaya Satuan Pemukiman I (SP-1), Mimika dan (24/1) sekira pukul 07.30 WIT juga terjadi baku tembak antara Pasukan Pengamanan TNI/POLRI dengan kelompok separatis bersenjata atau OPM di Kampung Yambi, Distrik Mulia, Puncak Jaya.

Rentetan kejadian tersebut merupakan ulah dari OPM yang berusaha mengusik ketenangan dan kedamaian masyarakat Papua, namun karena aparat gabungan tidak tinggal diam melihat aksi mereka dan akhirnya salah satu anggota OPM tewas dan senjatanya berhasil diamankan.

Diduga kuat mereka adalah pelaku yang sama dengan kejadian pembunuhan tukang ojek beberapa waktu lalu di Mulia yang berbasis di Kampung Yambi dan berafiliasi dengan TPN-OPM yang dipimpin Goliat Tabuni.

Adakah dibenak mereka keinginan untuk membangun Papua menuju kesejahteraan yang lebih baik lagi. Ini adalah tanah kita, tanah anak cucu kita. Kalau bukan kita yang menjaganya lalu siapa lagi???

Saturday, January 18, 2014

Dua Anggota Kodim 1714/PJ Terkena Tembakan OPM

Papua Satu - Jayapura -Dua anggota Kodim Puncak Jaya yang terluka akibat serangan kelompok sipil bersenjata (KSB), Sabtu malam sekitar pukul 19.30 WIT, masih dirawat di sebuah rumah sakit di Mulia, ibu kota Kabupaten Puncak Jaya.

Keterangan yang dihimpun Antara mengungkapkan, kedua anggota TNI yakni Adi Purnomo dan Laode Armi, mengalami luka akibat serpihan peluru yang mengenai leher dan lengan mereka. Penembakan diduga dilakukan oleh KSB dari atas gunung yang terletak tidak jauh dari sebuah pos keamanan.

Saat KSB melakukan penembakan, kedua anggota TNI itu berada di luar pos sehingga terkena serpihan peluru, ungkap sumber Antara di Mulia, saat dihubungi melalui telepon selulernya.

Belum diperoleh penjelasan resmi dari pihak berwajib setempat terkait kasus penembakan tersebut.

Pos TNI AD di Papua diserang OPM, Dua Anggota Terluka

Pos Pengamanan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) di kota lama Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua, pada Sabtu malam sekitar pukul 19.30 WIT diserang kelompok sipil bersenjata (KSB) yang biasa disebut OPM mengakibatkan dua personel TNI AD terluka.

Saat ini kedua anggota personel TNI AD tersebut mendapat perawatan di Rumah Sakit (RS) Mulia. Seperti diberitakan Antaranews.com.